Efisiensi, Efektivitas dan Kesehatan Organisasi Birokrasi


Kalau anda pernah baca buku berjudul Images of Organization, tulisan Gareth Morgan, saya yakin bahwa anda akan mempunyai paradigma lain dalam melihat organisasi, tidak hanya sebagai struktur kotak-kotak dengan garis lapor dan garis perintah saja.

Begitu uniknya buku ini, sehingga akan saya pakai sebagai acuan dalam tulisan-tulisan Wacana SDM berikutnya.

Dalam salah satu metafor mengenai organisasi yang dikemukakan Morgan dalam buku tersebut adalah melihat organisasi sebagai organisme/makhluk hidup. Lengkap dengan kelahiran, pertumbuhan, adaptasi dan kematiannya, dan kemudian saya menambahkan bagaimana refleks dan intuisi makhluk hidup juga berlaku pada suatu organisasi.

Karena itulah kemudian istilah “kesehatan” menjadi sangat relevan dalam konteks ini. Akan sangat sulit membayangkan kesehatan organisasi apabila kita melihat organisasi sebagai suatu benda mati. Walaupun istilah ini sudah dipakai lama dan sudah menjadi standard dalam audit resmi terhadap suatu organisasi misalnya.

Mari kita lihat beberapa contoh sederhana yang cukup baik untuk membimbing kita mencari pengertian yang tajam mengenai kesehatan suatu organisasi.

 

Sirkulasi darah dalam tubuh

Dalam tubuh makhluk hidup, salah satu indikator utama dalam menilai tingkat kesehatannya adalah dengan melihat tekanan darah dan kadar oksigen (Hb)dalam darah di seluruh bagian tubuh. Apabila tekanannya normal dan Hb dalam kadar yang baik, maka hampir dipastikan bahwa tubuh hidup tersebut sehat.

Analogi ke organisasi dapat ditarik sangan jelas. Lihatlah darah sebagai informasi, apabila arus informasi lancar, baik dari puncak maupun dari bagian bawah organisasi, maka sangat organisasi dapat dipastikan sehat. Bayangkan suatu organisasi dimana visi dan rencana-rencana top management dapat mengalir dengan lancar dan cepat ke seluruh bagian. Kemudian problem, keluhan dan ekspresi setiap bagian dapat naik ke atas dengan cepat dan lengkap, persis seperti darah bersih dipompakan dari jantung, dan seluruh darah kotor dialirkan dan ditampung untuk dibersihkan dijantung, dan seterusnya berputar dalam sirkulasi yang sempurna.

Namun disinilah tantangannya. Tuhan memang terlalu sempurna untuk disaingi oleh CEO paling brilian di bumi ini sekalipun. Sirkulasi darah dalam tubuh makhluk hidup terlalu sempurna untuk dapat ditiru oleh sistem sirkulasi informasi dalam suatu organisasi. Tapi paling tidak hal ini dapat dijadikan suatu model yang dapat dijadikan acuan dalam mengembangkannya.

Bagian-bagian tubuh tertentu yang tidak cukup mendapat darah akan mengganggu fungsi bagian tersebut. Gejala kepala pusing, kaki atau tangan yang membiru adalah tanda dimana bagian tersebut kurang mendapat cukup darah segar. Tekanan yang terlalu tinggi pada ejakulasi misalnya, adalah contoh lain dimana kelainan pada sirkulasi darah dapat dimanfaatkan untuk tujuan tertentu.

Dengan segala cara, saat ini setiap organisasi berusaha sekuat tenaga untuk dapat mendistribusikan informasi secepat dan semerata mungkin. Teknologi informasi (TI) adalah jawaban ilmuwan yang terus berkembang pesat untuk kebutuhan yang satu ini. Secara umum dapat dikatakan bahwa organisasi yang mampu mengadaptasikan TI secara cepat dan bijaksana biasanya relatif lebih “sehat”.

Namun jangan dilupakan bahwa media elektronis yang disediakan oleh TI tetap tidak bisa meninggalkan norma-norma tradisional berkomunikasi antar-orang. Karena informasi adalah usaha mengantarkan pesan-pesan antar-orang, maka dipastikan bahwa norma tadi harus juga terus dikembangkan, apabila tidak, maka keinginan untuk mendistribusikannya seperti darah diatas akan sulit terwujud.

 

Menurut Riggs (1966) ukuran kinerja birokrasi, bukan hanya kinerja perorangan (personal perfomance) atau suatu unit, tetapi juga yang diukur adalah kinerja organisasi (social perfomance). Ada dua aspek penting dalam pengukuran kinerja menurut Riggs, yaitu aspek efektivitas dan efisiensi. Efektivitas berkaitan seberapa jauh sasaran telah dapat dicapai, dan efisiensi menunjukkan bagaimana mencapainya, yakni dibanding dengan usaha, biaya atau pengorbanan yang harus dikeluarkan.

Efektivitas dapat dinyatakan sebagai tingkat keberhasilan organisasi dalam usaha untuk mencapai tujuan atau sasaran. Dengan perkataan lain efektivitas adalah hasil guna yang dicapai oleh organisasi untuk mencapai sasaran atau tujuannya. Jadi, makna efektivitas memiliki konsep yang lebih luas dari pada konsep efisiensi. Efektivitas dapat berkaitan dengan variabel internal dan juga berkaitan dengan variabel eksternal organisasi. Sedangkan efisiensi hanya berkaitan dengan proses internal organisasi, yaitu perbandingan yang rasional atau terbaik antara Input dengan Output.

Efisiensi berkaitan dengan pencapaian Output. Sedangkan Output diakibatkan dari Input. Dengan demikian efisiensi adalah perbandingan terbaik antara hasil Output yang diperoleh dan kegiatan yang dilakukan serta sumber-sumber atau input yang dipergunakan dalam sumber-sumber tersebut tercakup tenaga kerja, biaya, material, alat-alat kerja, waktu dan sebagainya.

William M. Evan (dalam Martani), mengukur kinerja organisasi dengan menggunakan pendekatan proses, yaitu menghitung efisiensi, yaitu menghitung besarnya ongkos untuk pengadaan input (I), menghitung ongkos transformasi (T) serta menghitung nilai output (O) ketiga variabel ini dapat dikombinasikan untuk mengukur berbagai aspek tentang kinerja organisasi. Cara yang paling sering yang digunakan untuk mengukur efisiensi adalah dengan menggunakan rasio O/ I. Bagi Dinas Keberhasilan Rasio ini dapat diartikan Tingkat biaya yang dikeluarkan untuk mengangkut sampah M3/ hari perbulan. Dari perbandingan rasio tersebut dapat diketahui tingkat efisiensi Puskesmas dalam melaksanakan tugasnya.

Kondisi kesehatan organisasi, dilihat dari sudut pandang sasaran output merupakan proses, bukan hasil atau kinerja yang dihasilkan oleh organisasi. Akan tetapi dari sasaran sistem, adalah merupakan output dari proses itu sendiri. Dengan kata lain organisasi yang sehat merupakan output dari sasaran sistem, dimana organisasi mampu menciptakan suasana yang harmonis antara semua unsur yang terlibat dalam proses organisasi.

Kinerja organisasi yang sehat menurut Martani dicirikan oleh tingginya perhatian atasan terhadap bawahan, semangat, loyalitas dan kerjasama yang sangat dinamis, saling percaya dan komunikasi antara pegawai dengan pimpinan, tingginya otonomi dan desentralisasi dalam pengambilan keputusan, tumbuhnya komunikasi vertikal dan horisontal yang lancar dalam organisasi dan organisasi memiliki sistem imbalan yang merangsang setiap individu / kelompok berprestasi.

 

Thanks to read : Write by Krist@2013 

Health and Educational Promotion Program in CHC of Batu Putih, East Borneo, Indonesia. 
Kristiansen@2013.  Mail To;  bajaumundu@yahoo.com
Keep your Life Safely and Improve your Healthy knowledges.
All file are for the sole use of the intended recipient(s) and may contain confidential and privileged information. Any unauthorized review, use, modify, disclosure or distribution except for healthy information as reason are prohibited. If you are not the intended to read this  file, please contact the sender by email (bajaumundu@yahoo.com) or phone and destroy all copies of the original viewed. Thank you.

—————————————————————————————

 

Categories: Umum | Tinggalkan Komentar

Pengobatan Pada Pusat Rehabilitasi dan Daftar Pusat Rehabilitasi Narkoba


AOD-BP

PENGOBATAN PADA RUMAH REHABILITASI

  1. TAHAP I: DETOKSIFIKASI

    Detoksifikasi merupakan satu cara untuk menghilangkan racun-racun obat dari tubuh si penderita kecanduan NARKOBA. Proses ini dapat dilakukan melalui cara-cara berikut ini:

    1. Cold Turkey (abrupt withdrawal) yaitu proses penghentian pemakaian Narkoba secara tiba-tiba tanpa disertai dengan substitusi antidotum.
    2. Bertahap atau substitusi bertahap, misalnya dengan Kodein, Methadone, CPZ, atau Clocaril yang dilakukan secara tapp off (bertaha) selama 1 – 2 minggu.
    3. Rapid Detoxification: dilakukan dengan anestesi umum (6 – 12 jam).
    4. Simtomatik: tergantung gejala yang dirasakan.
  2. TAHAP II: DETEKSI SEKUNDER INFEKSI

    Pada tahap ini, biasanya kita melakukan pemeriksaan laboratorium lengkap dan tes penunjang yang lain untuk mendeteksi penyakit atau kelainan yang menyertai para pecandu Narkoba. Contohnya, Hepatitis (B/C/D), AIDS, TBC, JAMUR, sexual transmitted disease (Sifhilis, GO, dll).

    Jika dalam pemeriksaan ditemukan penyakit di atas, biasanya kita langsung melakukan pengobatan medis sebelum pasien dikirim ke rumah rehabilitasi medis. Hal ini perlu untuk mencegah untuk mencegah terjadinya penularan penyakit pada para penderita yang lain atau tenaga kesehatan.

  3. TAHAP III: REHABILITASI

    Prinsip perawatan di setiap rumah rehabilitasi medis yang ada di Indonesia sangat beragam. Ada yang menekankan pengobatan hanya pada prinsip medis, ada pula yang lebih menekankan pada prinsip rohani. Atau, prinsip pengobatan dengan cara memadukan kedua pendekatan tersebut dalam komposisi yang seimbang.

    Pengobatan rawat inap ini biasanya dilakukan selama 3 bulan sampai dengan 1 atau 2 tahun, sedangkan biaya per orang kurang lebih Rp3 juta sampai Rp8 juta per bulan.

  4. TAHAP IV: PURNARAWAT (AFTERCARE)

    Sebelum kembali ke masyarakat, para penderita yang baru sembuh akan ditampung di sebuah lingkungan khusus (sektor swasta, jurnalis, kelompok agama, LSM, dll) selama beberapa waktu tertentu sampai pasien siap secara mental dan rohani kembali ke lingkungannya semula. Hal ini terjadi karena sebagian besar para penderita umumnya putus sekolah dan tidak mempunyai kemampuan intelejensia yang memadai. Akibatnya, banyak di antara mereka menjadi rendah diri setelah keluar dari rumah rehabilitasi.

    Lamanya proses aftercare dapat bervariasi, biasanya dilakukan antara 3 bulan sampai 1 tahun. Dari keempat tahap pengobatan, aftercare merupakan tahap yang terpenting dan sangat menentukan untuk mencegah si penderita kembali ke lingkungannya yang semula.

    Sejujurnya, berdasarkan data statistik, tingkat keberhasilan dalam penanganan kasus ketergantungan Narkoba secara medis tidak optimal (hanya 15-20%). Mengapa demikian? Apakah pendekatan medis belum cukup mampu untuk mengatasi hal ini? Mungkinkah ada alternatif lain yang bisa diterapkan di dalam prinsip pengobatan agar hasilnya lebih optimal?

RUJUKAN LEMBAGA UNTUK MASALAH NARKOBA

No Nama Lembaga Alamat Telp./Fax/e-mail
01 RS. Ketergantungan Jl.RS. Fatmawati, Kompleks RS. Fatmawati
Jakarta selatan
7655461, 7698240, 7504009
02 RS. Angkatan Laut Mintohardjo Jl. Bendungan Hilir
Jakarta Pusat
5703081, 5702036
03 RS Darmawangsa Jl. Darmawangsa Raya No.1, Blok P-2
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
7394484
04 RS. Ongkomulyo Jl. Pulomas Barat VI
Jakarta Timur 13210
4723332
05 Bagian Psikiatri FKUI/ RSUPN-CM Jl. Salemba Raya no.6
Jakarta Pusat
330371, 330373
06 Bagian IGD dan bagian Kerohanian R.S. PGI Cikini JL. Raden Saleh no.40
Jakarta 13210
336019
07 Parmadisiwi Jl. MT. Haryono No.11 Cawang
Jakarta Timur
8092713
08 Yayasan Titian Respati Jl. Hang Lekir II No.16
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
7394762, 7394769
09 Yayasan Insan Pengasih Indonesia Jl. Daksa IV No.69
Jakarta Selatan
7208216
10 Sistim Prof. Dadang Hawari Tebet Mas Indah E-5, Jl. Tebet Barat I
Jakarta Selatan
8298885
11 Yayasan Pelita Ilmu Jl. Kebon Baru IV No.16, Tebet
Jakarta Selatan 12820
83795480, 8311577
12 Lembaga Aksi Hidup Sehat Jl. Tebet Timur Dalam II C/9
Jakarta 12820
8295294
13 Wisma Adiksi Jl. Jati Indah I No.23, Pangkalan Jati -Pondok Labu
Jakarta 16514
7690455, 75404604
14 Yayasan Kasih Mulya Ruko Pantai Indah Kapuk
Jl. Camar Indah I Blok DD No.10
5881103
15 Yayasan Tiara Darma Seta Jl. Albaido I No. 30, Lubang Buaya
Jakarta 13810
8413117
16 Yayasan Gerbang Aksa Jl.H.Sangaji No.19, Jakarta 10130 6315544
17 BERSAMA Jl. Madiun No.34, Jakarta 10310 326330, 3924952
18 KerlipNAZA Jl. Tirtayasa Raya No.51, Jakarta 12160 7248049
19 Abdi Nusantara (0411) 8544223
20 Bangun Mitra Sejati Jl. Suci No.25 Susukan Cipayung – Jaktim 9236027, 8404159 (fax)
21 Dian Aksa Jl. Paal Batu III No.1 Casablanca Jaksel 12870 8297579
22 Dharma Kasih Ibu Jl. Villa Karina Komp. Cilember Jogjogan
Bogor, Jawa Barat
(0251) 252379
23 Doulos Jl. Kelapa Nias XI/15 Jaktim 8453548 (faks)
24 Drop In Centre Jl. Daksa IV No.69 Kebayoran Baru Jaksel 7227352
25 Gerbang Aksa Jl. AM Sangaji No.19 Jakarta 10130 632-6043 fax. 6315544
26 Getsemani Jl. Raya Pekayon No.30 Bekasi Barat 8218619, 8218621
27 Harapan Permata Hati Kita Jl. Dr Semeru 112, Bogor (0251)382052, (0251) 335875
28 Insan Pengasih Senayan Golf driving Range Jl. Pintu V
Gelora Senayan Jakarta Pusat 10270
5735416/18, 5735418 (fax)
29 Mitra Indonesia Jl. Kebon Kacang IX/78 Jakpus 3921608
30 Narcotic Ananymous Jl. Pekalongan I No. 18 Menteng Jakpus
31 Project Concern International Jl. Tirtayasa No.51 Kebayoran Baru Jaksel 7221136
32 Pakta Jl. KH Mahmud III No.8 Perdatam Pancoran, Jaksel 79195071, 79195071 (fax)
33 Kasih Mulia Ruko Pantai Indah Kapuk Jl. Camar Indah I blok DD No.10 5881103, 58822755 (fax)
34 PKBI DKI Jl. Rawa Selatan IV No.48 Johar Baru 42880266, 4214748 (fax)
35 Pondok Bina Kasih Jl. Jatinegara Timur II No.30C Jaktim 8575935, 85905410
36 Rs. Mitra Keluarga Jl. Raya Jatinegara Timur II Jatinegara 85-87 Jaktim 2800888
37 RSKO Jl. Rs. Fatmawati, Cilandak Jakarta Selatan 7695461, 7698240
38 Rs. Ongkomulyo Jl. Pulo Mas Barat VI Jaktim 4723332
39 Sarasvati Jl. Kedoya Duri Raya No.22 Kedoya Jakbar 5801209
40 Suryalaya Tasikmalaya, Jawa Barat (0265) 445828
41 Spiritia Jl. Lauser No.3B Kebayoran Baru 7235236
42 The Futures Group Gedung Tifa Lt.2 Jl. Kuningan Barat No.26 Jakarta Selatan 5200596, 5221324 (fax)
43 World Health Organization UN Building Jl. MH Thamrin No.14 Jakarta 10350 4255334, 4264622 (fax)

:: Print This Document ::

Categories: Artikel Kesehatan, Promosi Kesehatan, Umum | Tags: , , | Tinggalkan Komentar

Untuk Orang Tua (Lanjutan dari Narkoba/Psikotropika)


 

DSCN2706

APA YANG MENYEBABKAN ANAK-ANAK MUDA LARI KE DRUGS ?

  1. BAGAIMANA MENGATASINYA SEBELUM TERLAMBAT

    Anak2 muda memakai narkoba karena berbagai alasan. Mereka mungkin saja ditawari narkoba oleh seorg teman, mungkin juga karena penasaran, terutama jika mereka mempunyai teman yang menggunakan obat2 terlarang tersebut atau mungkin juga mereka menjadi pengguna karena merasa tertekan.

    Mereka mungkin juga memakai drugs karena ingin lari dari masalah yang mereka hadapi, jadi sangatlah penting untuk mencari tahu apa masalah yang sedang dihadapi oleh anak anda. Kadang2 masalah perkawinan antara orangtua, ketidakpedulian ortu, ketegangan dengan keluarga atau ketidakmampuan sang anak dalam mengikuti pelajaran di sekolah dapat saja menjadi pemicu sang anak menggunakan narkoba.

    1. Pemicu lain yang menyebabkan anak2 mengkonsumsi narkoba adalah :
      1. Keinginan untuk bersenang2
      2. Ingin diterima dalam lingkungan sosial
      3. Lari dari kebosanan atau kenyataan hidup yang pahit
      4. Kepercayaan yang salah bahwa pemakaian obat2an secara jarang tidak dapat menyebabkan ketergantungan.

       

    2. Rangkulah anak anda sebelum narkoba merangkul anak anda.
      1. Bantu mereka untuk merasa senang atau puas akan diri mereka sendiri.

        Anak2 sering memakai narkoba untuk mendapatkan rasa “enak” dan rasa senang akan diri mereka. Mereka merasa hidup and percaya diri tetapi sayangnya, hal ini hanya terjadi sementara dan sering mengarah pada ketergantungan yang berkepanjangan atau kematian.

        Untuk meningkatkan rasa percaya diri anak anda cobalah beberapa hal berikut ini :

        1. Berilah pujian dan dorongan, tunjukkanlah penghargaan anda lewat kata2 seperti “Terimakasih sudah menolong, kamu benar2 sudah mencoba”, dll.
        2. Tunjukkanlah kasih sayang – pelukan, rangkulan, dan sentuhan. Jangan menganggap anak anda tahu berapa besar cinta anda padanya. Cintai anak-anak anda tanpa syarat. Ciptakan lingkungan yang menerima jika perlu, koreksi diri anda, bukan anak anda. Jangan memarahinya di depan umum.
        3. Habiskan waktu bersama-sama. Membaca, berbicara dan nikmatilah aktivitas yang dilakukan bersama- sama. Hindari menggunakan TV sebagai baby sitter anak anda.
        4. Berikanlah anak anda tanggung jawab. Berbagilah tugas rumah dengan anak anda. Hal itu akan membuatnya merasa berharga dan berguna.

        Seringkali anak2 menggunakan obat bius karena minimnya komunikasi antara anak dan ortu. Sang anak mungkin merasa diacuhkan dan tidak dicintai oleh ortu.

      2. Ajari mereka hal2 yang berkaitan dengan narkoba.

        Anak2 sering mencoba narkoba karena penasaran dan ketidakpedulian. Tetapi dengan mengetahui kenyataan yang sebenarnya dan akibat dari penggunaan obat bius, mereka ungkin akan tidak pernah mencoba obat bius.

        Apa yang dapat anda lakukan?

        1. Gunakan informasi publik untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang penggunaan obat bius. Dengan mengetahui musuh dengan baik, anda akan dapat membantu anak anda untuk memahami tentang narkoba dan melawannya. Hal ini akan menempatkan anda pada posisi untuk berdiskusi dengan anak anda mengenai masalah tersebut. Berkaitan dengan kesimpulan umum tentang penggunaan obat bius, akibat dan hukumannya dapat membantu mendidik anda dan anak anda.
        2. Gunakanlah waktu yang tepat untuk berbicara dengan anak anda tentang narkoba. Sebagai contoh, jika sebuah tayangan TV menampilkan tentang obat bius, pilihlah saat tersebut untuk berdiskusi masalah itu dengan anak anda.
        3. Gunakanlah kata2 yang dapat dimengerti sang anak, sebagai contoh, “Narkoba dapat membuatmu pusing” atau Narkoba dapat membuatmu sakit dan Narkoba dapat membuatmu tidak menarik, dll.
        4. Ajari anak anda untuk berkata tidak terhadap Narkoba sebagai contoh untuk berkat, “Tidak, terima kasih”, ketika ditawari narkoba atau untuk mengemukakan alasan seperti “Saya senang hidup sehat.” Atau merubah pembicaraan ketika ditekan, seperti ” Saya pikir teman saya sedang menunggu saya. Saya sudah telah dan harus pergi sekarang.” Jika hal tersebut gagal, acuhkanlah orang tersebut dan pergi.

        Ajari anak anda untuk berkata “tidak” terhadap narkoba

        1. Tahu kenyataan. Dukunglah pandangan anda dengan informasi terkini. Anak2 menghargai sumber yang dapat dipercayai. Berbicaralah dengan tenang dan terbuka. Diskusikan fakta2 tentang narkoba secara terbuka dan tanpa emosi. Jangan melebih2kan kenyataan karena mereka akan ketakuta.
        2. Dengan anak yang lebih besar, bagilah ide anda, perasaan dan nilai2. Anak yang lebih besar cenderung ingin mengemukakan pikiran mereka dan mengekspresikan apa yang mereka pikirkan dan ketahui. Mereka lebih ingin menantang kepercayaan tradisional dan kekuasaan. Mereka ingin memberikan alasan dan bereaksi. Jelaskanlah pandangan anda tentang narkoba, tapi lakukanlah tanpa menguliahi anak anda. Lanjutkan dengan memberikan contoh yang bertanggung jawab di dalam hidup anda. Jangan bergantung pada obat apapun kecuali dari resep dokter, untk menenangkan anda, mengatasi stress, tidur atau menghilangkan berat badan.
        3. Berlakukanlah peraturan yang jelas dan konsekwensinya. Jangan lindungi anak anda dari hukuman karena melanggar peraturan apapun. Disiplin yang kosisten dalam setiap perilaku dapat memberikan pesan bahwa obat bius tidak baik.
        4. Sarankanlah alternatif yang lebih sehat daripada menggunakan narkoba. Sarankanlah olah raga, seni, hobi dan bentuk lain dari rekreasi.
  2. 9 TANDA BAHWA ANAK ANDA MEMBUTUHKAN PERTOLONGAN

    Ada beberapa tanda yang dapat memberikan petunjuk bahwa anak anda mungkin memakai narkoba. Anda harus waspada pada perubahan yang tiba2 dalam perilaku anak anda.

    Tanda-tanda tersebut antara lain adalah :

    1. Perilaku kasar terhadap sekolah, keluarga atau teman.
    2. Ledakan amarah yang tidak wajar dan perubahan mood secara tiba2.
    3. Tiba2 melawan atau berontak untuk disiplin di rumah maupun di sekolah.
    4. Meminjam atau mencuri uang dari rumah, sekolah atau toko2 (untuk menunjang kebiasaan buruk mereka).
    5. Memakai kacamata pada saat yang tidak tepat untuk menutupi matanya yang membesar atau memerah.
    6. Bersembunyi di kamar mandi atau tempa2 yang aneh seperti gudang atau tangga untuk waktu yang lama.
    7. Kemunduran yang tiba2 dalam kehadiran dan prestasi di sekolah.
    8. Lebih banyak menyendiri.
    9. Perubahan yang ekstrim dalam beberapa hari menandakan penggunaan narkoba.

     

  3. BAGAIMANA MENGETAHUI ADANYA MASALAH DAN APA YANG HARUS DILAKUKAN

    Tidak ada petunjuk yang cepat untuk mengetahui anak anda pemakai narkoba. Beberapa gejala diatas mungkin saja normal karena penyesuaian sang anak untuk bertumbuh. Jika anda ragu carilah pertolongan. Minta dokter keluarga anda atau klinik terdekat untuk memeriksa anak anda supaya anda tahu penyakitnya atau masalah fisik lainnya. Mulailah melakukan peran aktif dalam mencegah penggunaan narkoba. Sasaran utamanya adalah supaya anak anda membangun pertahanan untuk dapat menolak menggunakan narkoba.

    Perhatikanlah petunjuk penggunaan obat atou perlengkapan obat2an. Beberapa barang yang umum seperti pipa, kertas rol, botol2 obat yang kecil, obat tetes mata atau korek api gas dapat menandakan anak anda menggunakan narkoba. Jika anda mencurigai anak anda memakai narkoba, jangan ragu2 untuk mencari pertolongan. Harus tegas tetapi tetap mendukung dan memahami anak anda yang membutuhkan pertolongan dari anda untuk mengatasi masalahnya.

    Berhadapan dengan pemakai narkoba haruslah :

    1. Tetap tenang
    2. Harus objektif
    3. Bersikap mendukung dan sabar serta memahami ketika anda menunjukkan bahaya penggunaan narkoba
    4. Biasanya, pemakai narkoba adalah orang2 yang mengalami permasalahan yang berat yang harus diselidiki dan diperlakukan seperti keluarga.
    5. Tetapi lebih penting lagi, anda harus mencari bantuan dari kalangan profesional untuk membantu mungkin dari dokter keluarga atau penasihat yng berkualitas.

     

  4. TIPS BERBICARA DENGAN ANAK ANDA

    Komunikasi yang efektif antara orangtua dan anak2 tidaklah selalu mudah. Kedua belah pihak mempunyai gaya komunikasi yang berbeda dan tanggapan yang berbeda pula didalam pembicaraan. Waktu dan suasana juga menentukan kesuksesan komunikasi yang dicapai antara ortu and anak. Sayangnya, saat dan mood yang tepat mungkin tidak selalu ada. Ortu seharusnya meluangkan waktu untuk berbicara dengan anak mereka dalam suasana yang tenang dan tidak terburu2. Berikut adalah tips2 yang dapat membantu :

    1. Mendengarkan
      1. Berilah perhatian
      2. Jangan memotong pembicaraan
      3. Jangan menyiapkan apa yang anda ingin katakan sementara anak anda sedang berbicara
      4. Berikanlah penilaian saat anak anda selesai bicara dan telah meminta pendapat atau respon dari anda

       

    2. Memperhatikan
      1. Awasi ekspresi wajah anak anda dan gerak tubuh. Apakah anak anda tegang atau gelisah – gugup, mengetukkan jarinya, memainkan kakinya atau memperhatikan jam? Atau apakah anak anda terlihat tenang- tersenyum, melihat mata anda? Dengan membaca tanda2 tersebut akan membantu ortu untuk mengetahui perasaan sang anak.
      2. Selama percakapan, perhatikanlah setiap perkataan anak anda – majukan badan anda ke depan saat anda duduk, sentuhlah pundaknya jika anda berjalan atau anggukkan kepala nada dan lakukan kontak mata.

       

    3. Menanggapi
      1. “Saya sangat prihatin tentang….” Atau “Saya mengerti bahwa kadang2 sulit….” Adalah cara yang lebih baik untuk menanggapi daripada memulai perkataan anda dengan ” Kamu harus….” , atau “Jika saya jadi kamu…..”, atau ketika saya seumurmu, kami tidak….” Berbicara untuk diri sendiri terdengar bijaksana dan tidak dianggap seperti menguliahi atau tanggapan yang otomatis.
      2. Jika anak anda memberitahukan sesuatu yang tidak ingin anda dengar, jangan abaikan perkataannya.
      3. Jangan berikan nasihat sebagai tanggapan dalam setiap perkataan anak anda. Lebih baik mendengarkan secara seksama untuk mengetahui apa yang dibicarakan dan coba untuk mengerti perasaan yang sesungguhnya dibalik perkataannya.
      4. Pastikan anda mengerti apa yang dimaksud anak anda. Ulangi hal2 yang perlu untuk dikonfirmasikan anak anda.

       

  5. AJARKAN ANAK ANDA UNTUK BERKATA TIDAK PADA NARKOBA

    Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat anda latih dengan anak anda untuk memudahkah anak anda untuk berkata tidak pada narkoba. Ajarkanlah kepada anak anda untuk mengatakan :

    1. Bertanyalah
      Jika ada barang tak dikenal ditawarkan, tanyakan,”Apa ini?” dan “Darimana kamu dapatkan” Jika ada pesta atau perkumpulan yang ingin dihadirinya tanyakan, “Siapa saja yang datang?”, “Dimana pestanya?” atau “Ada ortu yang hadir disana?”
    2. Katakan TIDAK
      1. Jangan membantah, jangan diskusi. Katakan TIDAK dan tunjukkan bahwa kamu bersungguh2.
      2. Berikan alasan. “Ada hal lain yang harus saya lakukan malam itu.”, “Pelatih bilang bahwa narkoba merusak permainan saya.” Atau “Saya tahu akibat narkoba bagi tubuh saya, tidak terima kasih.” Adalah beberapa contoh alasan yang dapat dikemukakan oleh anak2. Juga, jangan lupa ada alasan yang lebih tua yaitu “Ortu saya pasti membunuh saya”.

       

    3. Sarankanlah hal2 lain untuk dilakukan
      Jika seorang teman menawarkan narkoba, katakan tidak lebih keras. Anjurkan untuk melakukan hal lain – pergi nonto bioskop, main permainan, atau bekerjasama mengerjakan proyek – tunjukkanlah bahwa narkoba dilarang dan bukan merupakan teman.
    4. Pergi
      Pergi. Jika semua langkah ini sudah diterapkan, pergilah dari situasi tersebut secepatnya. Pulang ke rumah, pergi ke kelas, atau bergabunglah dengan grup lain atau bicaralah dengan orang lain.
  6. MELIHAT, MENDENGAR, DAN MEMAHAMI

    Menjadi orang tua adalah sebuah tugas yang sangat sulit untuk di jalani, karena tidak seorang pun yang sudah di latih atau di siapkan untuk menjadi orang tua. Kita sering sekali memakai metode untuk mendidik anak-anak kita dengan pengalaman yang kita dapat waktu kita masih kecil. Tetapi bila kita harus berhadapan dengan masalah yang namanya obat bius, maka kita tidak bisa menangani masalah itu. Kadang-kadang orang tua tidak mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai obat bius, sehingga mereka tidak tahu bagaimana mengajar atau membimbing anak-anak mereka. Bila kita mengetahui dengan betul masalah yang kita hadapi, maka kita akan mudah menjelaskannya kepada anak-anak kita.

    Karena berkomunikasi adalah cara terbaik untuk mencegah anaka-anak kita dalam mengambil langkah yang salah. Dengan berkomunikasi kita termasuk harus mau mendengar anak-anak kita, memahami rasa takut dan masalah mereka, mengetahui siapa teman-teman mereka, dan juga kita harus selalu mendukung anak-anak kita ketika mereka membutuhkan kita, dan juga tidak lupa, sebagai orang tua kita harus menjelaskan mana yang benar dan yang salah dari segala tindakan yang mereka perbuat.

    Hal-hal yang Orang Tua Perlu Ketahui :

    1. Mengetahui jenis-jenis obat bius dan bahayanya
    2. Julukan lain dari obat terlarang itu
    3. Bagaimana bentuk dari obat-obatan itu
    4. Bagaimana mengetahui jenis obat apa yang di konsumsi oleh anak kita
    5. Bagaimana orang tua dapat meminta bantuan secepatnya jika kita mengetahui anak kita mengkonsumsi obat-oabatn itu

     

  7. DRUG FREE

    Seseorang yang telah menjadi pecandu obat biustidak bisa berfungsi atau hidup dengan normal . seseorang yang sudah ketergantungan obat tingkah lakunya akan berubah dan dia akan mulai berkhayal atau berhalusinasi, tergantung seberapa seringnya dia menggunakan obat itu. Ketergantungan obat artinya kita seperti tidak bisa melakukan sesuatu sebelum menggunakan obat itu. Dan jika anak kita sudah kecanduan obat itu, maka hidupnya tidak lebih seperti hidup di neraka. Hal ini akan terjadi jika dia tidak mengkonsumsi obat itu-obatan itu. Ketergantungan obat secara psikologi akan membangkitkan keinginan si pecandu untuk segera mendapatkan obat-obatan itu. Dan hal ini akan semakin parah jika tubuhnya mulai bereaksi terhadap obat itu dan dia akan membutuhkan lebih banyak supaya bisa mendapatkan efek yang lebih tinggi. Dan resikonya adalah jika si anak sudah mencapai dosis yang lebih tinggi, maka hal itu akan mengakibatkan kematian.

    Hal termudah untuk menghilangkan kebiasaan menggunakan obat bius adalah dengan tidak mulai mengkonsumsi obat itu sama sekali. Jika hal itu sudah mulai menjadi keharusan, maka orang itu akan terus mengkonsumsinya selama hidupnya dan nantinya akan sulit untuk di hentikan. Jika seseorang sudah mulai mengenal obat bius, maka akibatnya orang itu akan terus bergantung pada obat-oabatan itu. Dalam hal ini kita bisa mengekspresikannya seperti mencegah lebih baik daripada mengobati.

  8. DRUG ABUSE

    Obat-obatan yang bisa menyembuhkan adalah obat-obatan yang di anjurkan oleh seorang dokter atau seorang farmatologi, dan obat-obatan itu di bertikan untuk mencegah sebuah penyakit. Misalnya seperti: parasetamol, obat batuk, dan juga aspirin. Tetapi jika seseorang mengkonsumsi obat-obatan yang bukan anjuran dari dokter, maka dia adalah seorang pecandu obat bius. Dan akibatnya bisa sangat fatal.

  9. JENIS OBAT-OBATAN YANG ADA DI JALANAN

    Masyarakat Singapur kebanyakan menggunaka heroin, ganja, ekstasi, shabu-shabu, dan juga amphetamine. Dan mereka juga suka mengkonsumsi obat bius yang caranya di hirup seperti menghiup bau lem.

    1. Heroin
      Penjelasan :

      1. Heroin adalah obat bius yang sangat mudah membuat seseorang kecanduan karna efeknya sangat kuat. Obat ini bisa di temukan dalam bentuk pil, bubuk, dan juga dalam cairan. Seseorang yang sudah ketergantungan heroin bisa di sebut juga “chasing the dragon.”
      2. Heroin memberikan efek yang sangat cepat terhadap si pengguna, dan itu bisa secara fisik maupun mental. Dan jika orang itu berhenti mengkonsumsi obat bius itu, dia akan mengalami rasa sakit yang berkesinambungan.
      3. Efek-efeknya :
        1. kejang-kejang
        2. rasa mual
        3. hidung dan mata yang selalu berair
        4. kehilangan nafsu makan dan juga cairan tubuh.

       

      Hukuman bagi orang yang mengkonsumsi heroin:

      1. Jika ketahuan mengeksport atau mengimport heroin sebanyak 15 gram/ lebih, maka ia akan mendapat hukuman mati.
      2. Jika seseorang ketahuan menjual atau memiliki heroin, akan mendapatkan hukuman 10 tahun di penjara, atau di tuntut membayar ganti rugi sebesar 20.000 dollar, atau orang bisa mendapatkan kedua hukuman itu.
      3. Jika orang itu terus melakukan pelanggaran, maka ia akan di hukum maksimum 13 tahun di penjara dan di pukul dengan menggunakan rotan sebanyak 12 kali.

       

    2. Ganja
      Penjelasan :

      1. Ganja adalah obat bius yang bisa membuat si pemakai berhalusinasi sehingga ia akan menjadi kecanduan.
      2. Ganja akan mempengaruhi tingkah laku, penglihatan, dan pendengaran si pemakai.
      3. Efek-efeknya :
        1. kehilangan konsentrasi
        2. detak jantung lebih cepat
        3. kehilangan keseimbangan
        4. mudah panik
        5. gelisah
        6. depresi
        7. bingung
        8. berhalusinasi.
      4. Ganja dikenal juga dengan sebutan marijuana, atau rumput.

       

      Hukuman bagi orang yang mengkonsumsi ganja :

      1. Jika ketahuan mengeksport/ mengimport ganja sebanyak 500 gram, maka ia akan mendapat hukuman mati.
      2. Jika ketahuan memproduksi ganja sebanyak 200 gram, maka ia akan mendapat hukuman mati.
      3. Jika ketahuan mencoba mencampuri ganja dengan bahan narkoba lainnya sebanyak 1 kilogram, maka ia akan mendapat hukuman mati.
      4. Jika ketahuan memiliki atau bahkan mengkonsumsi ganja, maka ia akan mendapat hukuman 10 tahun di penjara, di tambah harus membayar denda sebesar 20.000 dollar.

       

    3. Ekstasi 
      Penjelasan :

      1. Ekstasi adalah salah satu obat bius yang di buat secara ilegal di sebuah laboratorium dalam bentuk tablet atau kapsul.
      2. Ekstasi dapat membuat tubuh si pemakai memiliki energi yang lebih dan juga bisa mengalami dehidrasi yang tinggi. Sehingga akibatnya dapat membuat tubuh kita untuk terus bergerak. Beberapa orang yang mengkonsumsi ekstasi di temukan meninggal karena terlalu banyak minum air dikarenakan rasa haus yang amat sangat.
      3. Efek-efeknya :
        1. hiperaktif
        2. rasa haus yang sangat
        3. sering pusing
        4. gemetar
        5. detak jantung yang cepat
        6. rasa mual
        7. kehilangan nafsu makan.

         

      Hukuman bagi orang yang mengkonsumsi ekstasi :

      1. Jika ketahuan secara ilegal memperjual-belikan ekstasi, maka ia akan mendapat hukuman 20 tahun di penjara dan mendapat hukuman di pukul sebanyak 15 kali.
      2. Jika ketahuan mengeksport/ mengimport ekstasi, maka ia akan mendapat hukuman 30 tahun di penjara atau di pukul sebanyak 15 kali.
      3. Jika ketahuan memiliki atau mengkonsumsi ekstasi, maka ia akan mendapat hukuman 10 tahun di penjara, di tambah harus membayar 20.000 dollar.

       

    4. Amphetamine 
      Penjelasan :

      1. Amphetamine adalah obat bius yang dapat ditemukan dalam bentuk pil, kapsul, ataupun bubuk.
      2. Amphetamine adalah obat bius yang dapat menstimulasikan mood si pemakai menjadi tinggi.
      3. Methamphetamine atau yang dikenal dengan sebutan shabu-shabu, jenis lain dari amphetamine, juga mempunyai pengaruh yang kuat terhadap syaraf.
      4. Bagi si pemakai obat amphetamine, mereka secara mental sangat tergantung pada obat itu.
      5. Jika si pemakai menggunakan obat itu maka ia akan bertingkah laku dengan kasar.
      6. Efek-efeknya :
        1. kehilangan berat badan
        2. kelihatan seperti kurang tidur
        3. tekanan darah tinggi
        4. detak jantung yang berdegup cepat
        5. mengalami rasa takut
        6. pingsan karena terlalu lelah.
      7. Jenis lain dari Amphetamine : Speed, Whizz, Billywhizz, Pep Pills, Ice/ shabu-shabu.

       

      Hukuman bagi orang yang mengkonsumsi Amphetamine :

      1. Jika ketahuan memperdagangkan Amphetamine, maka ia akan mendapatkan hukuman 20 tahun di penjara dan juga di pukul sebanyak 15 kali.
      2. Jika ketahuan mengeksport/ import Amphetamine, maka ia akan mendapatkan hukuman 30 tahun di penjara dan di pukul sebanyak 15 kali.
      3. Jika ketahuan memiliki atau mengkonsumsi Amphetamine, maka ia akan mendapat hukuman 10 tahun di penjara, di tambah harus membayar denda sebesar 20.000 dollar.

       

    5. Shabu-shabu
      Penjelasan :

      1. Shabu-shabu adalah julukan lain dari Methamphetamine.
      2. Obat ini dapat di temukan dalam bentuk kristal dan obat ini tidak mempunyai warna maupaun bau, maka ia di sebut dengan kata lain yaitu Ice.
      3. Obat ini juga mempunyai pengaruh yang kuat terhadap syaraf.
      4. Si pemakai shabu-shabu akan selalu bergantung pada obat bius itu dan akan terus berlangsung lama, bahkan bisa mengalami sakit jantung atau bahkan kematian.
      5. Efek-efeknya :
        1. kehilangan berat badan
        2. mengalami impotensi
        3. sering berhalusinasi
        4. mengalami pergerakan tubuh yang tiba-tiba di karenakan otot-otot yang berkontraksi
        5. mengalami kerusakan pada oragn tubuhnya seperti pada liver dan lambungnya
        6. mengalami gangguan pada hati, dan juga jantung
        7. dapat mengakibatkan kematian.
      6. Shabu-shabu juga di kenal dengan julukan lain seperti : Glass, Quartz, Hirropon, Ice Cream.

       

      Hukuman bagi orang yang mengkonsumsi Shabu-shabu :

      1. Jika ketahuan memperdagangkan, mengeksport/ import shabu-shabu yang jumlahnya lebih dari 250 gram, maka ia akan mendapatkan hukuman mati.
      2. Jika ketahuan memiliki atau mengkonsumsi shabu-shabu, maka ia akan mendapatkan hukuman 10 tahun di penjara, di tambah harus membayar denda sebesar 20.000 dollar.

       

    6. Inhalant Abuse
      Penjelasan :

      1. Obat bius semacam ini di gunakan dengan cara di hirup dan biasanya yang di hirup adalah semacam lem atau thinner.
      2. Akibat mengkonsumsi menghirup lem atau thinner bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otot-otot tubuh, syaraf dan organ-organ tubuh laiinya. Dan akibat lainnya juga mempengaruhi tulang. Dan hasilnya bisa menyebabkan kematian yang tiba-tiba tanpa adanya peringatan. Kematian yang tiba-tiba itu di akibatkan karena detak jantung yang berdegup cepat sehingga terjadinya serangan jantung.
      3. Efek-efeknya :
        1. ingatannya mulai berkurang
        2. kurang bisa berfikir
        3. mudah mengalami pendarahan dan luka
        4. mengalami kerusakan sistem syaraf utama, liver dan juga pada lambung
        5. sakit pada perut
        6. sakit bila sedang buang air kecil
        7. otot-otot bisa dengan cepat kram
        8. sering batuk.
      4. Penggunaan obat bius ini di kenal juga dengan mengirup lem.

       

      Hukuman bagi orang yang terlibat dengan obat bius yang di hirup :

      1. Jika ketahuan menjual atau menawarkan zat beracun yang untuk di pergunakan sebagai obat bius, maka ia akan mendapatkan hukuman 2 tahun di penjara atau harus, di tambah harus membayar denda sebesar 5.000 dollar.
      2. Jika si pemakai menolak untuk menjalankan tes darah, maka ia akan mendapatkan hukuman 3 bulan di penjara, di tambah harus membayar denda sebesar 2.000 dollar.

       

    7. Ketamine 
      Penjelasan :

      1. K adalah sebutan untuk di jalanan dari Ketamine dan Norketamine
      2. Obat ini dapat di temukan dalam bentuk bubuk putih seperti kristal, dalam bentuk cairan atau pun tablet dan obat bius ini juga dapat di campurkan ke dalam minuman, atau bisa di hisap seperti rokok bahkan obat ini juga bisa di hirup.
      3. Efek-efeknya :
        1. mengalami halusinasi
        2. semua indera kita akan menjadi lumpuh.
      4. · Obat ini juga di kenal dengan Special K.

       

      Hukuman bagi orang yang terlibat dengan Ketamine:

      1. Jika ketahuan memperdagangkan Ketamine, maka orang tersebut akan mendapat hukuman 20 tahun di penjara.
      2. Jika ketahuan mengimport/ eksport bahan-bahan untuk pembuatan Ketamine, maka orang tersebut akan mendapatkan hukuman 30 tahun di penjara atau bisa saja di hukum seumur hidup
      3. Jika ketahuan memiliki atau mengkonsumsi Ketamine, maka orang itu akan mendapatkan hukuman 10 tahun di penjara di tambah dengan harus membayar denda sebesar 20.000 dollar.

 


:: Print This Document ::

Categories: Artikel Kesehatan, Keperawatan, Promosi Kesehatan, Umum | Tags: , , , | Tinggalkan Komentar

ZAT ADIKTIF


BAHAN BERBAHAYAAdalah zat, bahan kimia dan biologi, baik dalam bentuk tunggal maupun campuran yabf dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan hidup secara langsung atau tidak langsung yang mempunyai sifat, karsinogenik, teratogenik, mutagenik, korosif dan iritasi.

Bahan berbahaya ini adalah zat adiktif yang bukan Narkotika dan Psikotropika atau Zat-zat baru hasil olahan manusia yang menyebabkan kecanduan.

Adapun yang termasuk Zat Adiktif ini antara lain :

  1. MINUMAN KERAS

    Adalah semua minuman yang mengandung Alkohol tetapi bukan obat.

    Minuman keras terbagi dalan 3 golongan yaitu:
    - Gol. A berkadar Alkohol 01%-05%
    - Gol. B berkadar Alkohol 05%-20%
    - Gol. C berkadar Alkohol 20%-50%

    Beberapa jenis minuman beralkohol dan kadar yang terkandung di dalamnya :
    - Bir,Green Sand 1% – 5%
    - Martini, Wine (Anggur) 5% – 20%
    - Whisky, Brandy 20% -55% .
    Efek yang ditimbulkan : Efek yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi alkohol dapat dirasakan segera dalam waktu beberapa menit saja, tetapi efeknya berbeda-beda, tergantung dari jumlah / kadar alkohol yang dikonsumsi. Dalam jumlah yang kecil, alkohol menimbulkan perasaan relax, dan pengguna akan lebih mudah mengekspresikan emosi, seperti rasa senang, rasa sedih dan kemarahan.

    Bila dikonsumsi lebih banyak lagi, akan muncul efek sebagai berikut : merasa lebih bebas lagi mengekspresikan diri, tanpa ada perasaan terhambat menjadi lebih emosional ( sedih, senang, marah secara berlebihan ) muncul akibat ke fungsi fisik – motorik, yaitu bicara cadel, pandangan menjadi kabur, sempoyongan, inkoordinasi motorik dan bisa sampai tidak sadarkan diri. kemampuan mental mengalami hambatan, yaitu gangguan untuk memusatkan perhatian dan daya ingat terganggu.

    Pengguna biasanya merasa dapat mengendalikan diri dan mengontrol tingkahlakunya. Pada kenyataannya mereka tidak mampu mengendalikan diri seperti yang mereka sangka mereka bisa. Oleh sebab itu banyak ditemukan kecelakaan mobil yang disebabkan karena mengendarai mobil dalam keadaan mabuk.

    Pemabuk atau pengguna alkohol yang berat dapat terancam masalah kesehatan yang serius seperti radang usus, penyakit liver, dan kerusakan otak. Kadang-kadang alkohol digunakan dengan kombinasi obat – obatan berbahaya lainnya, sehingga efeknya jadi berlipat ganda. Bila ini terjadi, efek keracunan dari penggunaan kombinasi akan lebih buruk lagi dan kemungkinan mengalami over dosis akan lebih besar.

  2. NIKOTIN

    Adalah obat yang bersifat adiktif, sama seperti Kokain dan Heroin. Bentuk nikotin yang paling umum adalah tembakau, yang dihisap dalam bentuk rokok, cerutu, dan pipa. Tembakau juga dapat digunakan sebagai tembakau sedotan dan dikunyah (tembakau tanpa asap).

    Walaupun kampanye tentang bahaya merokok sudah menyebutkan betapa berbahayanya merokok bagi kesehatan tetapi pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak orang yang terus merokok. Hal ini membuktikan bahwa sifat adiktif dari nikotin adalah sangat kuat.

    Efek yang ditimbulkan :
    Secara perilaku, efek stimulasi dari nikotin menyebabkan peningkatan perhatian, belajar, waktu reaksi, dan kemampuan untuk memecahkan maslah. Menghisap rokok meningkatkan mood, menurunkan ketegangan dan menghilangkan perasaan depresif. Pemaparan nikotin dalam jangka pendek meningkatkan aliran darah serebral tanpa mengubah metabolisme oksigen serebtral.

    Tetapi pemaparan jangka panjang disertai dengan penurunan aliran darah serebral. Berbeda dengan efek stimulasinya pada sistem saraf pusat, bertindak sebagai relaksan otot skeletal. Komponen psikoaktif dari tembakau adalah nikotin. Nikotin adalah zat kimia yang sangat toksik. Dosis 60 mg pada orang dewasa dapat mematikan, karena paralisis ( kegagalan ) pernafasan

  3. VOLATILE SOLVENT atau INHALENSIA

    Volatile Solvent
    Adalah zat adiktif dalam bentuk cair. Zat ini mudah menguap. Penyalahgunaannya adalah dengan cara dihirup melalui hidung. Cara penggunaan seperti ini disebut inhalasi. Zat adiktif ini antara lain :
    - Lem UHU
    - Cairan PEncampur Tip Ex (Thinner)
    - Aceton untuk pembersih warna kuku, Cat tembok
    - Aica Aibon, Castol
    - Premix

    Inhalansia 
    Zat inhalan tersedia secara legal, tidak mahal dan mudah didapatkan. Oleh sebab itu banyak dijtemukan digunakan oleh kalangan sosial ekonomi rendah. Contoh spesifik dari inhalan adalah bensin, vernis, cairan pemantik api, lem, semen karet, cairan pembersih, cat semprot, semir sepatu, cairan koreksi mesin tik ( tip-Ex ), perekat kayu, bahan pembakarm aerosol, pengencer cat. Inhalan biasanya dilepaskan ke dalam paru-paru dengan menggunakan suatu tabung.

    Gambaran Klinis :
    Dalam dosis awal yang kecil inhalan dapat menginhibisi dan menyebabkan perasaan euforia, kegembiraan, dan sensasi mengambang yang menyenangkan. Gejala psikologis lain pada dosis tinggi dapat merupa rasa ketakutan, ilusi sensorik, halusinasi auditoris dan visual, dan distorsi ukuran tubuh. Gejala neurologis dapat termasuk bicara yang tidak jelas (menggumam, penurunan kecepatan bicara, dan ataksia ) . Penggunaan dalam waktu lama dapat menyebabkan iritabilitas, labilitas emosi dan gangguan ingatan. Sindroma putus inhalan tidak sering terjadi, Kalaupun ada muncul dalam bentuk susah tidur, iritabilitas, kegugupan, berkeringat, mual, muntah, takikardia, dan kadang-kadang disertai waham dan halusinasi.

    Efek yang merugikan :
    Efek merugikan yang paling serius adalah kematian yang disebabkan karena depresi pernafasan, aritmia jantung, asfiksiasi, aspirasi muntah atau kecelakaan atau cedera. Penggunaan inhalan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal yang ireversibel dan kerusakan otot yang permanen….

  4. ZAT DESAINER

    Zat Desainer adalah zat-zat yang dibuat oleh ahli obat jalanan. MEreka membuat obat-obat itu secara rahasia karena dilarang oleh pemerintah. Obat-obat itu dibuat tanpa memperhatikan kesehatan. Mereka hanya memikirkan uang dan secara sengaja membiarkan para pembelinya kecanduan dan menderita. Zat-zat ini banyak yang sudah beredar dengan nama speed ball, Peace pills, crystal, angel dust rocket fuel dan lain-lain.


:: Print This Document ::

Categories: Promosi Kesehatan, Umum | Tinggalkan Komentar

Blog pada WordPress.com. Tema: Adventure Journal oleh Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.