KECEROBOHAN / CARELESSNESS (Available In Bahasa and English)


Tujuan dari topik “Kecerobohan” ini adalah mengetahui cara yang semestinya dan aman dalam melakukan pekerjaan, dan menjalankan standar keselamatan yang harus dilaksanakan.
Purpose of this topic “Carelessness” is to know the proper, safe way to do the job and to apply the safety standards.

Pernahkah Anda melakukan suatu hal yang bodoh, sesuatu yang Anda tahu akan membahayakan diri anda sendiri? Bila Anda menyadari betapa bodohnya Anda saat itu, apakah Anda mengalami cedera atau tidak, apakah Anda bertanya pada diri Anda sendiri? Mengapa saya sampai melakukannya juga?
Have you ever done anything stupid, something that you know puts you at increased risk of injury? When you realize how stupid you were, whether you got hurt or not, do you ask yourself? Why did I ever do that?

Sebagai perlindungan Anda sendiri dikemudian hari, maka hal tersebut harus menjadi pertanyaan penting buat Anda untuk dijawab. Pertimbangkan kenyataan bahwa kira-kira 20% kecelakaan adalah dikarenakan kondisi tidak aman dan 80% adalah disebabkan oleh tindakan tidak aman. Apabila Anda menyadari bahwa kondisi-kondisi yang paling tidak aman disebabkan oleh kesalahan manusia, dan sebenarnya semua kecelakaan disebabkan oleh tindakan tidak aman.
For your own future preservation, this should be a very important question for you to answer yourself. Consider the fact that approximately 20% of injuries are due to unsafe conditions and 80% are caused by unsafe acts. If you realize that most unsafe conditions are brought about by human failure, then virtually all accidents are brought about by unsafe acts.

Mengapa Anda melakukan sesuatu dengan cara yang tidak aman? Untuk menjawab pertanyaan berikut, anda perlu mengesampingkan pembelaan diri dan mengetahui bahwa Anda sendirilah yang harus dipersalahkan. Juga sadarilah bahwa mungkin terdapat lebih dari satu alasan atas tindakan Anda dan orang lain mungkin terlibat.
Why did you do something in an unsafe manner? To answer this question, you will need to put personal defenses aside and know that blame may lie within yourself. Also realize that there may be more than one reason for your actions and others may be involved.

Jika Anda telah mengetahui cara yang semestinya dan aman dalam melakukan pekerjaan, selanjutnya Anda tidak dapat menganggapnya kelalaian. Suka atau tidak suka, apa lagi namanya kalau bukan: Kecerobohan. Lalu apa yang dapat menyebabkan Anda mengabaikan keselamatan Anda sendiri?
If you know the proper, safe way to do the job, then you cannot claim ignorance. What is left, whether you like it or not, is Carelessness. So what can cause you to temporarily disregard your own safety?

Tekanan Eksternal / External Pressure
Bereskan pekerjaan ini! Biasanya tekanan seperti ini berasal dari atasan Anda sendiri. Mengabaikan praktek-praktek aman sama sekali tidak akan menghemat waktu hanya untuk membuat perubahan yang signifikan. Namun demikian, kecelakaan atau cedera apapun pasti memiliki dampak. Kenyataannya, bila ada tekanan, sebaiknya Anda memperhatikan keselamatan karena kita tahu, dari pengalaman, bahwa situasi seperti itu seringkali menyebabkan terjadinya kecelakaan lainnya.
Let’s get this job done! Usually this pressure comes from your direct supervisor. Disregarding safe practices is not going to save enough time to make a significant difference. However, any accident or injury is guaranteed to have an effect. As a matter of fact, when the pressure is applied, it is worthwhile to pay more attention to safety because we know, from experience, such situations frequently lead to more accidents.

Kebiasaan Buruk / Bad Habits
Anda gagal mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dan Anda tidak mengalami cedera (atau tertangkap) kali ini. Secara kejiwaan, hal seperti ini merupakan suatu keberuntungan dan kemudian Anda melakukannya lagi berulang kali. Namun hal tersebut juga bisa menjadi rolet Rusia. Berapa kali Anda bisa menarik pelatuk dengan selamat? Tahukah Anda, cepat atau lambat, sesuatu pasti akan terjadi. Hanya ada satu cara untuk menghentikannya – berhentikan menarik pelatuk. Bantulah diri Anda sendiri dan ikuti prosedur yang telah ditetapkan.
You fail to follow the established procedure and you don’t get hurt (or you were not caught) this time. Psychologically, this is a reward and so you do it again and again and again. But it is also Russian roulette. How many times can you pull the trigger before a round is in the chamber? You know, sooner or later, something is going to happen. There is only one way to stop it – stop pulling the trigger. Do yourself a favor and follow the established procedures.

Tekanan Internal / Internal Pressure
Banyak hal yang bisa dilakukan tetapi waktunya tidak cukup! Apakah Anda termasuk orang yang biasa termotivasi dan terarahkan oleh diri sendiri? Sebagian besar pemakai tenaga kerja menyukai jenis individu seperti ini, namun ketetapan hati yang sepihak dalam menyelesaikan pekerjaan dapat menyebabkan Anda kehilangan kewaspadaan terhadap bahaya di sekitar Anda. Pikirkanlah cara ini, Anda tidak akan bisa menyelesaikan pekerjaan bila Anda terluka. Oleh karena itu, pertama-tama, cegahlah terjadinya kecelakaan/cedera. Kedua, bekerjalah untuk menyelesaikan pekerjaan.
There is just so much to do and not enough time! Are you self-motivated and self-directed? Most employers love this type of individual, but your single-minded determination to get the job done may cause you to lose sight of the dangers around you. Think of it this way, you will not finish the job if you get hurt. You may finish the job if you don’t get hurt. Therefore, first, prevent injury. Second, work to complete the job.

Sebuah study tentang kecelakaan tambang yang melibatkan beberapa orang foremen menunjukkan bahwa mereka mengalami kecelakaan ketika secara pribadi mereka gagal menjalankan standar keselamatan yang harus dilaksanakan. Apakah fakta bahwa mereka adalah para foremen dapat melindungi mereka dari kecelakaan? Tidak. Manusia adalah manusia. Kaya atau miskin, Hitam atau putih. Laki-laki atau perempuan. Kuat atau lemah. Tidak ada dalam status Anda yang akan melindungi Anda dari kecelakaan kecuali dengan mengikuti prosedur yang aman.
A study of mine accidents involving foremen showed that the foremen were injured when they personally failed to apply the safety standards they were to enforce. Did the fact that they were foremen protect them from injury? No. Humans are humans. Rich or poor. Black or white. Men or women. Strong or weak. There is nothing in your status that will protect you from injury except following the safe procedure.

MENCEGAH KECELAKAAN MERUPAKAN TANGGUNG-JAWAB SETIAP ORANG !
PREVENTING ACCIDENTS IS EVERYONE’S RESPONSIBILITY !

KEEP YOUR SAFE,
Regards,

Krist@2012,
Your Safety Partner in CHC Of Batu Putih
Mail to ; Bajaumundu@yahoo.com

Categories: Health and Safety Focus, Promosi Kesehatan | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: